Berita  

BEM Nusantara Geruduk Markas Polres Bima Setelah Penangkapan 10 Mahasiswa

BEM Nusantara Geruduk Markas Polres Bima Setelah Penangkapan 10 Mahasiswa

panthic.net – Massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara NTB mengeruduk markas Polres Bima, Selasa (17/5/2022).

Mahasiswa menuntut, 10 mahasiswa yang ditahan di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) agar dikembalikan ke Polres Bima.

Koordinator Daerah BEM Nusantara Khairul mengatakan, selain meminta 10 mahasiswa itu dipulangkan, massa juga meminta proses penyidikan dihentikan.

Poin selanjutnya, BEM Nusantara meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menghentikan tindakan represif pada aksi mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan pendapat di depan umum.

“Segera adili APH yang melakukan aksi represif, eksploitasi masyarakat dan anak yang telah dilakukan,” ujar Khairul.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Rizal menuding Kapolres Bima tidak paham fungsi dan tugas pokok polisi, melindung masyarakat saat berpendapat di muka umum.

“Harusnya saat demonstrasi yang dilakukan masyarakat Monta Selatan kemarin, mereka diberikan ruang untuk bertemu dengan Bupati Bima. Bukan malah ditangkap,” sorotnya.

Secara administrasi pun ungkapnya, aksi demonstrasi tersebut sudah mengantongi izin dari kepolisian.

“Harusnya kedepankan restorasi justice, bukannya langsung dijebloskan ke penjara,” tegasnya.

Sementara Orator lain Imam Nasrullah, meminta Kapolsek Soromandi agar diadili.



#BEM #Nusantara #Geruduk #Markas #Polres #Bima #Setelah #Penangkapan #Mahasiswa

Sumber : aceh.tribunnews.com

Exit mobile version