Berita  

Virus PMK Meluas di Aceh Besar, Tiga Pasar Hewan Ditutup

Virus PMK Meluas di Aceh Besar, Tiga Pasar Hewan Ditutup

Laporan Asnawi | Aceh Besar

panthic.net, JANTHO – Penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Aceh Besar, semakin meluas dan mengkhawatirkan peternak di Aceh Rayuek.

“Untuk mencegah penyebaran virus PMK dan LSD, tiga pasar hewan yakni Pasar Hewan Sibreh, Cot Irie dan Seulimeum terpaksa ditutup,” ujar Firdaus SP, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, kepada Serambinews.com, Senin (6/6/2022).

Dikatakan Firdaus SP, penutupan tiga Pasar Hewan di Aceh Besar, juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat peternak di pasar hewan.

Biasanya perputaran uang cukup besar di Pasar Hewan. Namun, sejak ditutup sangat mempengaruhi pendapatan para pedagang ternak di Aceh Besar.

Menurut dia, pasar hewan belum dapat dipastikan kapan dibuka kembali, karena kondisi di Aceh Besar saat ini perharinya 50 hingga 55 kasus ternak terjangkit virus PMK. Ini menunjukkan, kalau di Aceh Besar telah merebak virus PMK.

Ditambah Kabid Peternakan dan Keswan Distan Aceh Besar, Firdaus SP, sejak tanggal 6 Mei hingga 6 Juni 2022 atau selama sebulan Aceh Besar terserang wabah PMK, sebanyak 1.879 ekor ternak sapi dari 170 desa di 19 kecamatan dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, terjangkit virus PMK.

Sedangkan ternak sapi yang mati akibat virus PMK sebanyak 20 ekor. Sementara itu, yang terserang virus LSD (penyakit kulit) sebanyak 8 ekor sapi/ kerbau terkena, dua ekor mati.(*)

Baca juga: Selama Sebulan, 1.879 Ekor Sapi di Aceh Besar Terkena Virus PMK



#Virus #PMK #Meluas #Aceh #Besar #Tiga #Pasar #Hewan #Ditutup

Sumber : aceh.tribunnews.com